Strength (kekuatan)

Strength (kekuatan).

Faktor-faktor kekuatan dalam mata pelajaran Aqidah Akhlak kelas XI meliputi kompetensi khusus atau keunggulan-keunggulan lain yang berakibat pada nilai plus atau keunggulan komparatif pelajaran tersebut. Hal-hal yang menjadi kekuatan atau kelebihan dari Materi meliputi :

  1. Membentuk watak dan kepribadian umat. Sebab, dengan mempelajariAqidah akhlak kelas XI generasi muda akan mendapatkan pelajaran yang dapat meningkatkan keimanan dan juga membentuk sikap maupun perilaku siswa yang berakhlak baik
  2. Pelajaran Aqidah Akhlak Pelajaran yang dapat meningkatkan keimanan para siswa dan membentuk akhlak yang baik bagi para siswa
  3. Pembelajaran Aqidah Akhlak disesuaikan dengan kebutuhan para peserta dan melalui pembaharuan setiap perkembangan zaman. Maka dari itu mata pelajaran Aqidah Akhlak sangat cocok untuk membina karakter bangsa.
  4. Pada materi Aqidah Akhlak di dalam Buku Kurikulum 2013, komponen materi disusun sangat runtut, detail dan disertakan pula potret gambaran yang berhubungan dengan materi yang disampaikan, sehingga siswa akan tertarik untuk membaca buku pelajaran tersebut. Dan disertakan sebuah bagan atau skema (peta konsep) yang bisa memudahkan pemahan siswa.
  5. Dalam Buku Aqidah Akhlak Madrasah Aliyah Kelas XI Kurikulum 2013 menggunakan kalimat yang mudah dipahami oleh siswa dan penjelasan yang sederhana menjadikan siswa tidak merasa kebingungan apabila ingin mempelajari sendiri di rumah.
  6. Di dalam Buku Aqidah Akhlak Madrasah Aliyah Kelas XI Kurikulum 2013 dilengkapi dengan glosarium dan hal tersebut akan membantu siswa ketika menemukan pengertian dari sebuah istilah atau kalimat yang sulit dipahami.
  7. Lembar evaluasi siswa yang lengkap, di dalamnya terdapat lembar mari berdiskusi, latihan menalar dan menggabungkan, siswa diajak untuk aktif pada lembar mari bercerita, terdapat pula lembar mari merenung sejenak yang dimaksudkan agar siswa mampu mengambil ibrah dari setiap peristiwa yang terdapat dalam materi pelajaran, terdapat pula lembar mari merefleksikan diri, yang artinya siswa dituntut mampu mengambil ibrah dan juga mampu menerapkanya pada kehidupan sehari-hari. Dan terdapat lembar mari berlatih yang bertujuan untuk mengasah pemahaman dan ingatan siswa terhadap materi yang telah disampaikan.
  1. Weaknesses (kelemahan).

Kelemahan adalah hal yang wajar dalam segala sesuatu tetapi yang terpenting adalah bagaimana sebagai penentu kebijakan dalam lembaga pendidikan bisa meminimalisasi kelemahan-kelemahan tersebut atau bahkan kelemahan tersebut menjadi satu sisi kelebihan yang tidak dimiliki oleh lembaga pendidikan lain. Kelemahan ini dapat berupa kelemahan dalam sarana dan prasarana atau sumber daya pendidik dan isi dalam materi pembelajaran, kualitas atau kemampuan tenaga pendidik, hal-hal tersebut meliputi:

  1. Materi Aqidah Akhlak,  terfokus pada pengayaan pengetahuan (kognitif) dan  dalam pembentukan sikap (afektif). Dalam implementasinya juga didominasi oleh tujuan pada aspek kognitif dan afektif dan sampai pada tingkat psikomotorik
  2. Kurangnya dan Lemahnya tenaga pengajar yang professional dalam bidang pelajaran Aqidah Akhlak di lembaga-lembaga pendidikan Islam. Banyak guru yang tidak dapat mencerminkan sikap atau perilaku yang berakhlak baik
  3. Lembaga pendidikan swasta yang pada umumya kurang bisa menangkap peluang, sehingga mereka hanya puas dengan keadaan yang dihadapi sekarang ini.
  4. Muatan materi yang sangat banyak karena untuk menjelaskan secara detail terhadap suatu peristiwa jutru mengakibatkan kesulitan belajar yaitu sulit untuk mengingat pelajaran yang diberikan.
  5. Kurangnya keikutsertaan guru mata pelajaran lain dalam memberi motivasi kepada peserta didik untuk mempraktekkan nilai-­nilai Aqidah maupun Akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
  6. Minimnya berbagai sarana pelatihan dan pengembangan, serta rendahnya peran serta orang tua peserta didik.

baca juga :