Pengertian Kredit

Pengertian Kredit

Table of Contents

Pengertian Kredit

Pengertian Kredit

            Kata kredit berasal dari bahasa latin credere yang berarti kepercayaan, atau credo yang berarti saya percaya. Jika seseorang memperoleh kredit dari bank maka ia telah memperoleh kepercayaan (trust) dari bank tersebut. Dengan kata lain kredit memiliki pengertian adanya kepercayaan dari seseorang atau badan hukum yang diberikan kepada seseorang atau badan hukum lainnya yaitu bahwa yang bersangkutan pada masa yang akan datang akan memenuhi segala kewajibannya sesuia dengan yang telah diperjanjikan sebelumnya.

Pengertian kredit menurut beberapa ahli dan sumber antara lain :

  1. R.A Rivai Wirasasmita mengatakan bahwa “Kredit adalah suatu pemberian prestasi oleh suatu pihak kepada pihak lain dan prestasi itu akan dikembalikan lagi pada suatu masa tertentu yang akan datang disertai dengan kontra prestasi berupa bunga dalam bentuk uang.”(2002:2)
  2. Raymond P. Kent yang dikutip Thomas Suyatno mengatakan bahwa “Kredit adalah hak untuk menerima pembayaran atau kewajiban untuk melakukan pembayaran atau kewajiban untuk melakukan pembayaran di waktu yang akan datang, karena penyerahan barang – barang sekarang.” (1993:2)
  3. Undang – Undang Republik Indonesia No. 10 Tahun 1998 Pasal 1 Ayat 11 yang dikutip Kasmir dalam bukunya Dasar – dasar Perbankan yaitu :

            “Kredit adalah penyedia uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu, berdasarkan pinjaman – pinjaman antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu dengan pemberian bunga.” (2002:102)

                        Menurut penulis, kredit merupakan kepercayaan yang diberikan kepada debitur oleh bank, untuk menerima dana dan mengelolanya sesuai dengan tujuan penggunannya yang telah disepakati antara pihak bank dengan debiturnya, dengan pembayaran kembali yang disertai bunga.

    2.2.2 Unsur – Unsur Kredit

            Menurut M. Rachmat Firdaus dalam buku Teori dan Analisis Kredit, unsur – unsur  kredit meliputi :

  1. Adanya orang atau badan yang memiliki uang, barang atau jasayang bersedia meminjamkannya kepada pihak lain, biasanya disebut kreditur.
  2. Adanya orang atau badan yang memerlkan atau meminjam uang, barang atau jasa yang biasanya disebut debitur.
  3. Kepercayaan kreditur pada debitur.
  4. Adanya janji dan kesanggupan membayar dari debitur pada kreditur.
  5. Perbedaan waktu antara saat penyerahan uang, barang atau jasa oleh kreditur dengan saat pembayaran kembali oleh debitur.
  6. Adanya resiko.

            Menurut Kasmir dalam bukunya Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya (2001:94). Unsur – unsur yang terdapat dalam kredit adalah sebagai berikut :

  1. Kepercayaan

Keyakinan dari si pemberi kredit bahwa prestasi yang di berikan, baik dalam bentuk uang, barang, atau jasa, akan benar – benar diterimanya kembali beserta bunga dalam jangka waktu tertentu di masa yang akan datang.

  1. Waktu

Masa yang memisahkan antar pemberian prestasi dan kontraprestasi yang diterima pada masa yang akan datang.

  1.  Degree of Risk

Tingkat resiko yang akan dihadapi sebagai akibat adanya jangka waktu yang memisahkan antara pemberian prestasi dan kontraprestasi yang diterima pada masa yang akan datang.

  1. Prestasi

Prestasi atau objek kredit tidak saja diberikan dalam bentuk uang tetapi dapat berbentuk barang atau  jasa.

baca juga :