PANDANGAN TEOLOGI TGKH. MUHAMMAD ZAINUDDIN ABDUL MAJID TENTANG TAUHID.

PANDANGAN TEOLOGI TGKH. MUHAMMAD ZAINUDDIN ABDUL MAJID TENTANG TAUHID.

          Formulasi ahlussunnah wal jama’ah Nahdlatul Wathan dalam teologi (tauhid) akidah, mengikuti paham yang di rumuskan oleh abu hasan al-Asy’ari dan imam abu Mansyur al- maturidi.

            Secara umum, moderatisme pemikiran al-Asy’ari tampak dari beberapa ajaran teologisnya yang mencoba mengenai semua isu teologis, yang menjadi perdebatan pada waktu itu ajarannya menjembatani  teologi muktazilah dengan lawan lawan ekstrim mereka. Di antaranya al Asy’ari menanggap sipat sipat tuhan adalah nyata tidak abstrak seperti pandangan Muktazilah dan juga tidak sepertipandangan kaum antrophomorfis yang menganggap sifat sifat Tuhan seperti sifat sifat manusia.

            Sedangkan pola pemikiran al-Maturidi,menurut Ghazali Said (1997:19) tidak banyak berbeda dengan al as-Asy’ari,dan serta metodologis bias dikatakan sama, yang membedakannya dalam beberapa hal, lebih liberal dalam menggunakan rasio di bandingkan al-Asy’ari, antara lain:  1. Ma’rifatullah dengan akal atau nash.

2.ukuran baik buruk dengan akal atau nash,

3.kasb dan ikhtiar bergantung pada manusia atau Tuhan.

            Secara ringkas, pemikiran ahlussunnah wal jama’ah dalam teologi (tauhid) aqidah dapat di rumuskan sebagai berikut:

  1. Dalam hal ketuhanan mereka meyakini bahwa Allah itu mempunyai sifat (Esa dalam zat-zatnya,sifat-sifatnya dan perbuatannya), mustahilda’addud (berbilang) ,wajib maha kuasa mustahil lemah, wajib maha berkhendak mustahil terpaksa,wajib maha mengetahui mustahil bodoh, wajib maha hidup mustahil mati, wajib maha bicara mustahil bisu.
  2. Dalam hal malaikat  mereka menyakini malaikat sebagai mahluk halus yang di ciptakan dari cahaya, serta diwajibkan mengetahui 10 malaikat . dan sebelum Israfil meniup terompet tak seorangmalaikat  mati.
  3. Dalam hal kitab Allah, mereka meyakini adanya kitab Allah, kitab taurat di turunkan kepada nabi Musa, zabur pada nabi Daud,injil pada nabi Isa dan Al qur’an pada Nabi Muhammad.
  4. Dalam hal nabi-nabi ALLAH, ahlussunnah wal jama’ah bahwa rasul rasul yang wajib di ketahui ada 25 orang dan yang lain tidak wajib di ketahui.
  5. Masalah hari kiamat, mereka meyakini bahwa setiap orang meninggal dunia akan masuk kea lam Barzah dan di Tanya oleh Malaikat  Munkar dan Nakir.
  6. Kemudian masalah qadla dan qadar, mereka menyakini bahwa apa yang terjadi dan akan terjadi adalah qadla dan qadar Allah.

 

Sumber :

https://menitpertama.id/faces-of-illusion-apk/