Model Masukan-Keluaran ( Input-Output Model)

Model Masukan-Keluaran ( Input-Output Model)

 

Menurut Hufscmidt, dkk. (1983); Dixon dan Hufscmidt (1986) model ini didasarkan pada kenyataannya bahwa dalam sistem ekonomi modern, kegiatan produksi sangat berhubungan satu dengan yang lain. Sistem informasional masukan-keluaran dapat membantu para pengambil keputusan dalam beberapa cara berikut:

Pertama, oleh karena model masukan-keluaran diperoleh dari sistem data yang komprehensif pada tahun dasar tertentu, pada penciptaan model menuntut para penganalisis untuk mendapatkan catatan historis yang tepat dan suatu susunan yang konsisten tentang perkiraan mahzab ekonomi. Hal ini akan mengarah pada, pemantauan, perkiraan, dan pengumpulan data yang sistematis dan memberikan desain dasar memperoleh hasil.

Kedua, segera setelah model diciptakan maka model tersebut dapat dipakai untuk mensimulasikan skenario pembangunan ekonomi yang berbeda. Untuk membangun skenario seperti itu, serangkaian permintaan akhir yang bersifat eksogen diasumsikan untuk waktu yang akan datang. Seperti periode waktu, dengan rangkaian permintaan akhir yang diasumsikan memiliki hubungan dengan serangkaian stimulan dan serangkaian penyelesaian variabel ekonomi dan kualitas lingkungan.

Ketiga, dengan mengubah pola permintaan akhir dan hubungan struktural dalam model, berbagai pilihan yang berbeda bagi kasus pembangunan ekonomi, buangan sisa, dan kualitas lingkungan sekitar dapat diciptakan, membantu para pengambil keputusan dalam memilih apa yang mereka pandang sebagai rencana pembangunan yang terbaik. Model masukan-keluaran secara ringkas dapat digambarkan sebagai berikut.

  1. Model Program Linear (Linear Programming Model)

Program linear merupakan teknik analisis kuantitatif yang mengandalkan model mate-matika atau model simbolik sebagai wadahnya. Tahap program linear dalam pengambilan keputusan mengenai perbaikan kualitas lingkungan meliputi langkah-langkah:

  1. Identifikasi persoalan;
  2. Perumusan dan penyusunan model;
  3. Analisis model;
  4. Pengesahan model; serta
  5. Implementasi model dan hasil analisisnya.
  6. Model Simulasi Dinamik (Dynamic Simulation Model)

Model simulasi dinamik merupakan himpunan persamaan yang menggambarkan sistem lingkungan ekonomi. Persamaan tersebut disusun dengan menggunakan computer elektronik. Perilaku sistem disimulasikan secara arbitrer dengan mengubah parameter model dan hasilnya dicatat.

sumber :

https://9033700kg.com/combat-squad-apk/