Langkah-langkah pembelajaran CTL

 Langkah-langkah pembelajaran CTL

CTL dapat diterapkan dalam kurikulum apa saja, bidang studi apa saja, dan kelas yang bagaimanapun keadaannya. Pendekatan CTL dalam kelas cukup mudah. Secara garis besar, langkah-langkah yang harus ditempuh dalam CTL adalah sebagai berikut:

  • Kembangkan pemikiran bahwa siswa akan belajar lebih bermakna dengan cara bekerja sendiri, dan mengkonstruksi sendiri pengetahuan dan keterampilan barunya.
  • Laksanakan sejauh mungkin kegiatan inkuiri untuk semua topik.
  • Kembangkan sifat ingin tahu siswa dengan bertanya.
  • Ciptakan masyarakat belajar.
  • Hadirkan model sebagai contoh pembelajaran.
  • Lakukan refleksi di akhir pertemuan.
  • Lakukan penilaian yang sebenarnya (authentic assessment) dengan berbagai cara.
  1. Kelebihan dan kekurangan pembelajaran CTL

  2. Kelebihan
  3. Pembelajaran menjadi lebih bermakna dan riil. Artinya siswa dituntut untuk dapat menagkap hubungan antara pengalaman belajar di sekolah dengan kehidupan nyata. Hal ini sangat penting, sebab dengan dapat mengorelasikan materi yang ditemukan dengan kehidupan nyata, bukan saja bagi siswa materi itu akan berfungsi secara fungsional, akan tetapi materi yang dipelajarinya akan tertanam erat dalam memori siswa, sihingga tidak akan mudah dilupakan.
  4. Pembelajaran lebih produktif dan mampu menumbuhkan penguatan konsep kepada siswa karena metode pembelajaran CTL menganut aliran konstruktivisme, dimana seorang siswa dituntun untuk menemukan pengetahuannya sendiri. Melalui landasan filosofis konstruktivisme siswa diharapkan belajar melalui ”mengalami” bukan ”menghafal”.

sumber :
https://belantaraindonesia.org/seva-mobil-bekas/