Kue Ape, Serabinya Betawi

Kue Ape, Serabinya Betawi

Kue Ape, Serabinya BetawiKue Ape, Serabinya Betawi

Kue Ape.

Jajanan tradisional asal Betawi ini kerap disebut juga kue tetek. Kue berbahan dasar tepung beras dan terigu ini masih sangat digemari oleh anak-anak, tua, muda dan dewasa. Karena sudah cukup jarang ditemui terkadang harus mengantre terlebih dulu untuk bisa menikmati kue ini.

Kue ape bisa disebut juga sebagai kue serabinya Betawi. Karena bentuknya hampir sama dengan kue serabi Notosuman asal Solo. Harga satu buahnya tergantung di mana kue ini dijual. Jika sudah masuk ke dalam mall tentu berbeda harganya dibanding dengan saat kita membelinya di kaki lima.

Harga 1000 di kaki lima. Bisa berkali-kali lipat jika sudah masuk ke dalam mall. Karena di dalam mall ada perhitungan untuk pajak, bayar pegawainya dan juga untuk biaya listrik dan lain-lain. Wajar jika harganya berbeda.

Untuk rasa tidak terlalu berbeda. Sebab bahan dan cara membuatnya sama. Di cetak dalam wajan kecil dengan api sedang. Diangkat jika sudah agak mengering pinggirannya.

Untuk variasi, bisa ditaburi dengan mesis pada bagian atasnya. Jika tidak suka, biarkan dengan rasa original saja. Umumnya rasa pandan. Sesuai dengan warna yang digunakannya. Tertarik? Atau bahkan sudah mencobanya sendiri.

Jika belum pernah dan ingin tahu seperti apa pembuatannya. Perhatikan saja pedagang kaki lima yang menjajakan kue ape ini. Mereka lebih suka membuat dadakan kenimbang menyetok banyak di stockis tapi tak ada yg beli. Karena kue ape dimakan hangat lebih nikmat.(Denik)

 

Sumber: https://rakyatlampung.co.id/asus-luncurkan-vivobook-bersistem-operasi-endless-os/