Kompetensi Profesional Guru Indonesia

Kompetensi Profesional Guru Indonesia

Kompetensi Profesional Guru Indonesia

Kompetensi Profesional Guru Indonesia
Kompetensi Profesional Guru Indonesia

Dalam Peraturan Pemerintah No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan

Pemerintah telah merumuskan empat jenis kompetensi guru yaitu: Standar kompetensi guru ini dikembangkan secara utuh dari empat kompetensi utama, yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Keempat kompetensi tersebut terintegrasi dalam kinerja guru. Dengan di terbitkannya peraturan menteri pendidikan nasional republik Indonesia nomor 16 tahun 2007 tentang standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru. Ini manyatakan bahwa guru harus mempunyai standar tentang kompetensi tersebut. Serta PP NOMOR 74 TAHUN 2008 Kompetensi profesional merupakan kemampuan Guru dalam menguasai pengetahuan bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni dan budaya yang diampunya yang sekurang-kurangnya meliputi penguasaan:

a. materi pelajaran secara luas dan mendalam sesuai dengan standar isi program satuan pendidikan, mata pelajaran, dan/atau kelompok mata pelajaran yang akan diampu; dan
b. konsep dan metode disiplin keilmuan, teknologi, atau seni yang relevan, yang secara konseptual menaungi atau koheren dengan program satuan pendidikan, mata pelajaran, dan/atau kelompok mata pelajaran yang akan diampu.

 

Fokus permasalahan yang akan dibahas kali ini yaitu

Tentang Kompetensi Profesional Guru. Kompetensi Profesional Guru, Kompetensi Profesional yaitu kemampuan yang harus dimiliki guru da­lam perencanaan dan pelaksanaan proses pembelajaran. Guru mempunyai tu­gas untuk mengarahkan kegiatan belajar siswa untuk mencapai tujuan pem­belajaran, untuk itu guru dituntut mampu menyampaikan bahan pelajaran. Guru harus selalu meng-update, dan menguasai materi pelajaran yang disaji­kan. Persiapan diri tentang materi diusahakan dengan jalan mencari informasi melalui berbagai sumber seperti membaca buku-buku terbaru, mengakses da­ri internet, selalu mengikuti perkembangan dan kemajuan terakhir tentang materi yang disajikan. Sehingga dengan adanya Kompetensi Profesional Guru ini dapat di tujukan untuk meningkatkan dalam aspek kognitif dan intelektual para peserta didik supaya memaksimalkan dalam mewujudkan tujuan pendidikan Nasional. dari paparan di atsa maka akan muncul beberapa pertanyaan diantaranya, Apa makna dari Kompetensi Profesional Guru?Apa Ruang lingkup kompetensi Profesional? dan Apa saja indikator guru Profesional?

A. Kompetensi Profesional Guru

Guru adalah tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi pendidik pada pendidikan tinggi.[1] Berkaitan dengan profesional yang di maksud dengan Guru profesional adalah guru yang memiliki kemampuan mengorganisasikan lingkungan belajar yang produktif. Kata “profesi” secara terminologi diartikan suatu pekerjaan yang mempersyaratkan pendidikan tinggi bagi pelakunya dengan titik tekan pada pekerjaan mental, bukan pekerjaan manual. Kamampuan mental yang dimaksudkan di sini adalah ada persyaratan pengetahuan teoritis sebagai instrumen untuk melakukan perbuatan praktis.

[2] Berkaitan dengan kompetensi profesional nomor 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikanpasal 28 ayat

(3) butir c: yang dimaksud dengan kompetensi profesional adalah adalah kemampuan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam yang memungkinkannya membimbing peserta didik memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan dalam standar nasional pendidikan.

Arikunto mengemukakan bahwa kompetensi profesional

Mengharuskan guru memiliki pengetahuan yang luas dan dalam tentang (bidang studi) yang akan diajarkan serta penguasaan metodologi yaitu menguasai konsep teoretik, maupun memilih metode yang tepat dan mampu menggunakannya dalam proses belajar mengajar.

Surya mengemukakan kompetensi profesional adalah

Berbagai kemampuan yang diperlukan agar dapat mewujudkan dirinya sebagai guru profesional. Kompetensi profesional meliputi kepakaran atau keahlian dalam bidangnya yaitu penguasaan bahan yang harus diajarkannya beserta metodenya, rasa tanggung jawab akan tugasnya dan rasa kebersamaan dengan sejawat guru lainnya.[3] Gumelar dan Dahyat merujuk pada pendapat Asian Institut for Teacher Education, mengemukakan kompetensi profesional guru mencakup kemampuan dalam hal;

1. Mengerti dan dapat menerapkan landasan pendidikan baik filosofis, psikologis, dan sebagainya.
2. Mengerti dan menerapkan teori belajar sesuai dengan tingkat perkembangan perilaku peserta didik.
3. Mampu menangani mata pelajaran atau bidang studi yang ditugaskan kepadanya.
4. Mengerti dan dapat menerapkan metode mengajar yang sesuai.
5. Mampu menggunakan berbagai alat pelajaran dan media serta fasilitas belajar lain.
6. Mampu mengorganisasikan dan melaksanakan program pengajaran.
7. Mampu melaksanakan evaluasi belajar dan,
8. Mampu menumbuhkan motivasi peserta didik.

Sumber : https://bandarlampungkota.go.id/blog/contoh-teks-editorial-jenis-dan-isi-serta-unsur-kebahasaan/