Kenapa Ada Orang Miskin

Kenapa Ada Orang Miskin

Kenapa Ada Orang Miskin

Kenapa Ada Orang Miskin
Kenapa Ada Orang Miskin

Suatu pagi, Niel (anak saya yang saat ini berumur 5.5 tahun) cukup malas untuk berangkat ke sekolah. Jadi pagi itu saya membujuk dia untuk segera mandi dan bersiap berangkat. Dalam bujukan, saya mengatakan bahwa Niel itu punya privilege. Dia punya rumah, fasilitas, orang tua, dan otak yang berfungsi dengan cukup baik. Orang-orang yang punya privilege itu harus bertanggungjawab dan akan lebih baik kalau bisa memikirkan orang-orang lain yang kurang beruntung. Masih banyak orang-orang di luar sana yang tidak punya rumah, susah mendapatkan makanan dan hidup yang layak, tidak punya orang tua. Jadi Niel harus semangat, biar nanti bisa membantu orang-orang itu.

Sesuai dugaan saya, Niel kemudian berpikir dan mau mandi.

Selang beberapa saat, Istri saya bertanya, kok Niel mandinya lama. Coba dicek, suruh Niel cepat karena sudah mau terlambat. Saya kemudian bergegas memeriksa Niel di kamar mandi. Saya temukan dia sedang berdiri di bawah pancuran air hangat shower sambil serius berpikir.

Saya kemudian bertanya, “Kamu mikir apa?”, Niel kemudian menjawab, “Bap, kenapa di dunia ini banyak orang miskin? Apa yang membuat jadi ada banyak orang miskin Bap?”

Saat itu saya termenung sesaat. Namun, karena kami sudah hampir terlambat, akhirnya saya urungkan menjawab Niel. Saat itu saya hanya meminta Niel untuk fokus ke solusi membantu orang lain.

Dalam perjalanan ke kantor, saya kemudian berpikir. Apa yang membuat jadi ada banyak orang miskin.

  • Apakah karena jumlah manusia bertambah banyak namun sumber daya terbatas?
  • Apakah karena adanya manusia-manusia serakah yang sering disebut-sebut sebagai The 1%?
  • Apakah karena keserakahan dan sifat hipokrit manusia?
  • Apakah karena sistem ekonomi atau sistem pemerintahan?
  • Jangan-jangan ini merupakan bagian dari hukum alam. Survival of the fittest?

Kenapa? Apa penyebabnya?

Sumber : https://theeacher.livejournal.com/304.html