KELEMAHAN DAN KELEBIHAN CV

KELEMAHAN DAN KELEBIHAN CV

Kelebihan CV antara lain :

  •        Prosedur pendiriannya relatif mudah
  • Modal yang dapat dikumpulkan lebih banyak, karena didirikan banyak pihak  (modal  gabungan)
  • Kemampuan untuk memperoleh kredit lebih besar
  • manajemen lebih luas
  • Manajemen dapat didiversifikasikan
  • Struktur organisasi yang tidak terlau rumit
  • Kemampuan untuk berkembang lebih besar

Kelemahan CV antara lain :

  • Sebagian anggota memiliki tanggung jawab tidak terbatas
  • Kelangsungan hidup perusahaan tidak terjamin
  • Sulit untuk menarik kembali investasinya
  • Apabila perusahaan berutang/merugi, maka semua sekutu bertanggung jawab secara bersama-sama[8]
  1. JENIS-JENIS CV
  2. CV diam-diam

yang dimaksud dengan jenis ini CV belum menyatakan diri secara terbuka sebagai CV bagi orang luar jenis usaha ini masih dianggap sebagai usaha dagang biasa akan tetapi, secara inreren diantara pemilik modal dalam usaha dagang tersebut telah ada pembagian tugas dan wewenang yang berkaitan dengan tanggung jawab hukum.

  1. CV terang-terangan

Untuk jenis ini CV telah menyatakan diri secara terbuka kepada pihak ketiga. Hal ini terlihat dengan dibuatnya akta pendirian CV oleh notaries akta pendirian di daftarkan perusahaan.

  1. CV dengan saham

Munculnya jenis CV atas Saham, karena dalam perkembangannya CV membutuhkan modal. Untuk mengatasi masalah kekurangan modal dapat dibagi atas beberapa saham dan masing-masing komanditaris dapat memiliki 1 (satu) atau beberapa saham.[9]

  1. TUJUAN PENDIRIAN CV

Setiap CV mempunyai tujuan dalam setiap pendiriannya, salah satunya agar dapat melakukan kegiatan usaha yang sama dengan perseroan lain atau berbeda, bersifat khusus atau umum sesuai dengan keinginan para pendiri persero. Namun ada beberapa bidang usaha yang hanya bisa dilaksanakan dengan ketentuan harus berbadan hukum PT. Selain itu tujuan dari pendirian CV adalah sebagai Badan usaha agar suatu usaha memiliki wadah resmi dan legal untuk memudahkan pergerakan badan usaha itu sendiri, misalnya “pengadaan barang”, perlu suatu sarana melakukan kerjasama, selain itu biasanya juga diisyaratkan apabila akan menjalin kerjasama dengan suatu instansi pemerintah atau pihal lain adanya pembentukan suatu badan usaha. Contohnya : untuk pengadaan barang di kantor atau instansi pemerintah dengan nilai s/d Rp 200 juta, harus menggunakan CV atau PT dengan klasifikasi kecil.

  1. BERAKHIRNYA CV

Karena Persatuan Komanditer pada hakikatnya adalah firma maka cara berahirnya Firma juga berlaku pada Perseroan Komanditer, yaitu :

  1. Berahirnya jangka waktu yang ditetapkan dalam anggaran dasar.
  2. Sebelum berakhir jangka waktu yang ditetapkan akibat pengunduran diri atau pemberhentian sekutu.
  3. Dengan demikian ketentuan Pasal 1646-1652 KUH Perdata dan Pasal KUHD dapat

berlaku jugan. (Hukum Dagang, 2009 : 146-147)

baca juga :