Kedudukan Metode dalam Belajar Mengajar

Kedudukan Metode dalam Belajar Mengajar

Kedudukan Metode dalam Belajar Mengajar

Kedudukan Metode dalam Belajar Mengajar

  1. Metode sebagai alat Motivasi Ekstrinsik

Menurut Sardiman, A.M, motivasi Ekstrinsik adalah motif-motif yang aktif dan berfungsinya, dikarenakan adanya pengaruh/ perangsang dari luar. Karena itu, metode berfungsi sebagai alat perangsang dari luar yang dapat membangkitkan minat belajar seseorang.

Dalam mengajar, guru jarang sekali menggunakan hanya 1 metode, karena mereka menyadari bahwa semua metode ada kelebihan dan ada kekurangannya. Penggunaan satu macam metode cenderung menghasilkan kegiatan belajar mengajar yang membosankan bagi anak didik, jalan pengajaranpun tampak kaku. Anak didik kurang bergairah dalam belajar. Kejenuhan dan kemalasan menyelimuti kegiatan belajar anak didik. Kondisi semacam ini sungguh tidak menguntungkan bagi para guru ataupun bagi anak didik. Guru mendapatkan kegagalan dalam menyampaikan pesan-pesan keilmuan dan anak didik dirugikan. Ini berarti metode tidak dapat difungsikan oleh guru sebagai alat motivasi ekstrinsik dalam kegiatan belajar mengajar.

Akhirnya dapat dipahami bahwa penggunaan metode yang tepat dan bervariasi dapat dijadikan sebagai alat motivasi ekstrinsik dalam kegiatan belajar mengajar.

  1. Metode sebagai strategi pengajaran

Berangkat dari konsepsi dalam kegiatan belajar mengajar ternyata tidak semua anak didik memiliki daya serap yang optimal, maka perlu strategi belajar mengajar yang tepat. Metodelah salah satu jawabannya. Untuk itu menurut DR.  Roestiyah, NK, dalam kegiatan belajar mengajar guru harus memiliki strategi agar anak didik dapat belajar secara efektif dan efisien, mengena pada tujuan yang diharapkan. Salah satu langkah untuk memiliki strategi ini adalah harus menguasai tekhnik-tekhnik penyajian atau biasa disebut metode mengajar.  Dengan demikian, metode mengajar adalah sebagai strategi pengajaran dalam proses belajar mengajar.

  1. Metode sebagai alat untuk mencapai tujuan

Tujuan adalah salah satu cita-cita yang akan dicapai dalam kegiatan belajar mengajar. Tujuan adalah pedoman yang memberi arahan kemana kegiatanbelajar mengajar akan dibawa.

Dalam mengembangkan kegiatan belajar mengajar, guru pasti berusaha mencapai tujuan semaksimal mungkin. Salah satu usaha tersebut adalah menggunakan metode (cara/tekhnik) mengajar. Metode adalah salah satu alat untuk mencapai tujuan pembelajaran. Metode adalah pelicin jalan pengajaran menuju tujuan/sasaran. Jadi,  guru sebaiknya menggunakan metode yang dapat menunjang kegiatan belajar mengajar, sehingga dapat dijadikan sebagai alat yang efisien untuk mencapai tujuan.

baca juga :