GrabGerak Mudahkan Mobilitas Warga Difabel Semarang

GrabGerak Mudahkan Mobilitas Warga Difabel Semarang

GrabGerak Mudahkan Mobilitas Warga Difabel Semarang

GrabGerak Mudahkan Mobilitas Warga Difabel Semarang
GrabGerak Mudahkan Mobilitas Warga Difabel Semarang

Usai peluncurannya di DKI Jakarta, DI Yogyakarta, dan Medan beberapa waktu lalu,

Grab kini mengenalkan layanan GrabGerak di Semarang, Jawa Tengah. GrabGerak merupakan solusi transportasi unik yang didedikasikan bagi para penyandang difabel.

Layanan GrabGerak diharapkan dapat memudahkan mobilitas serta menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi para penyandang difabel, mengingat mereka membutuhkan lebih banyak dukungan akses mobilitas yang lebih memadai, baik di transportasi publik maupun di fasilitas umum.

City Manager Grab Semarang Abriyani Muharomah mengaku antusias dapat meluncurkan fitur terbaru GrabGerak yang dikhususkan bagi disabilitas. Sebab hal ini dapat semakin memberikan dampak positif bagi semua orang khususnya di Semarang.

“Kami berharap dengan diperluasnya jangkauan GrabGerak di Kota Semarang ini,

Grab bisa melayani lebih banyak penyandang difabel di tanah air. Grab ingin hadir di tengah-tengah masyarakat Indonesia untuk memberikan manfaat dalam berkehidupan,” ujar Abriyani melalui keterangannya, Semarang, Selasa (17/12).

Grab Indonesia memperkenalkan GrabGerak, sebuah layanan transportasi khusus bagi penyandang disabilitas. Ada 118 GrabCar yang disiapkan untuk membantu disabilitas dalam layanan baru ini.Grab Indonesia memperkenalkan GrabGerak, sebuah layanan transportasi khusus bagi penyandang disabilitas. Ada 118 GrabCar yang disiapkan untuk membantu disabilitas dalam layanan baru ini. (Screenshot via Aplikasi Grab)

Di sisi lain, misi diluncurkannya GrabGerak sejalan dengan komitmen Pemerintah

Kota Semarang dalam mempromosikan hak para penyandang difabel di berbagai aspek kehidupan agar dapat menikmati transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau.

Kepala Dinas Sosial Semarang Muthohar mengucapkan terima kasih atas layanan GrabGerak untuk menunjang sarana aksesibilitas para penyandang difabel.

“Semoga semakin banyak perusahaan yang membuat produk tidak hanya mengutamakan aspek social investment, namun mengusung social entrepreneurship dalam menjalankan bisnis,” ujar Muthohar.

Diketahui, di penghujung tahun ini sebanyak 300 mitra pengemudi di Kota Semarang bakal mendapatkan pelatihan untuk terus meningkatkan layanan Grab.

 

Sumber :

https://icanhasmotivation.com/defense-legend-3-apk/