Faktor Legimitas Kewenangan

Faktor Legimitas Kewenangan

Faktor Legimitas Kewenangan

Faktor Legimitas Kewenangan

  1. a)Sistem Politik Otokrasi Tradisional

o   Kewenangan bersumber dan berdasarkan pada tradisi,

o   Kepemimpinan karena keturunan,

o   Tradisi selalu dipelihara oleh keturunan otokrat dengan mitos, legenda dan simbol tertentu.

  1. b)Sistem Politik Totaliter

o   Kewenangan pemimpin didasarkan pada perannya sebagai ideologi, penafsir dan pelaksana ideologi

o   Rakyat mematuhi pemerintahan karena kekuasaan paksaan yang sangat luas dan mendalam

  1. c)Sistem Politik Demokrasi

o   Kewenangan didasarkan pada prinsip rule of law yang diatur dalam konstitusi

o   Adanya jaminan hak- hak dan kewajiban warga negara

5)      Faktor Hubungan Ekonomi dan Politik

  1. a)Sistem Politik Otokrasi Tradisional

o   Tanah dikusai oleh tuan tanah yang merupakan kaki tangan otokrat

o   Tidak ada perubahan politik di pedesaan, karena akses politik dikusai oleh tuan tanah

o   Upah buruh rendah.

  1. b)Sistem Politik Totaliter

o   Partai tunggal mengendalikan kegiatan ekonomi

o   Kegiatan ekonomi yang diprakarsai individu atau swasta dilarang

o   Distribusi kebutuhan pokok relatif merata

o   Dalam perkembangannya produksi barang dan jasa menu-run, karena motivasi pekerja rendah dan aparat partai berubah menjadi kelas pengu-asa yang konservatif.

  1. c)Sistem Politik Demokrasi

o   Peran masyarakat dan pemerintah dalam bidang ekonomi dilaksanakan secara seimbang

o   Adanya prosedur dan mekanisme penentuan kebijaksanaan pemerintah berdasarkan kedaulatan rakyat

2.3. Sistem Politik Islam

Al-Quran merupakan suatu norma kehidupan yang sempurna untuk umat manusia dalam seluruh perjalanan hidupnya dia memiliki konsep-konsep etika, politik, ekonomi dan masyarakat. Karakteristik utama dari ideologi islam adalah bahwa ia tidak mengakui adanya pertentangan maupun pemisahan yang berarti antara kehidupan dunia dan akhirat. Ia ingin meramu perilaku individu maupun kelompok menjadi pola yang sehat sehingga kerajaan tuhan dapat benar-benar di tegakkan di bumi sampai perdamaian, kemakmuran dan kesejahteraan dapat mengisi dunia sebagai mana air mengisi lautan. (Maududi, 1998:176)

sumber :

https://radiomarconi.com/