Dampak  Pertumbuhan Rohani  Anak

Dampak  Pertumbuhan Rohani  Anak

Allah sendirilah yang telah menganugerahkan iman kepada setiap orang percaya, dan sekarang tinggal bagaimana ketaatan orang percaya kepada anugerah Allah itu. Mengenai hal ini, maka anak yang juga merupakan anggota tubuh Kristus oleh karena baptisannya perlu di bina serta diarahkan sampai mereka menjadi manusia yang dewasa dalam iman  yang kelak mampu mengenal dirinya sendiri dan Tuhannya secara benar[1].

Mengingat bahwa jiwa dan rohani anak sangat penting untuk mengalami pertumbuhan di dalam kehidupannya maka sedini mungkin anak mengenal Tuhan. Pengenalan dini merupakan penunjang dalam memasuki pengenalan akan hubungannya dengan Tuhan dan merupakan penunjang yang akan mendorongnya untuk mengetahui lebih jauh tentang keberadaan dirinya. Dalam kondisi ini, dengan adanya pengajaran akan Firman Tuhan maka sangatlah menolong terjadinya perubahan-perubahan sikap yang radikal sehingga ketika dewasa nanti anak tidak merasa asing lagi jika diperhadapkan dengan kenyataan  hidup rohaninya.

Dengan pemberian dasar-dasar agama yang benar, maka anak-anak akan memiliki fondasi yang kuat yang akan memampukannya untuk berdiri sebagai bangunan Allah yang kokoh dan juga dapat menampakkan nilai-nilai keimanan dan kedewasaan rohaninya dalam sikap dan perilakunya . Dalam  Amsal 22 : 6 dinyatakan “Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari jalan itu”. Didiklah orang tua pada masa muda akan mempengaruhi kehidupan anak-anak dikemudian hari. Anak-anak harus dididik pada jalan yang seharusnya yaitu dalam kebenaran, kesalehan dan menurut perkembangan jasmani dan rohani anak.

Sumber :

https://teknologia.co.id/isi-segmen-menengah-oppo-luncurkan-a71/