Cara Suci dari dosa bathin

Cara Suci dari dosa bathin

Cara Suci dari dosa bathin

Cara Suci dari dosa bathin
Cara Suci dari dosa bathin

Ahli Shufi menerangkan: bahwa ada7 alat pembuat dosa bathin yang dinamakan tujuh Lataif.

1. Latifatul Qalby

yang bekerjasama jantung jasmani, letak dan posisinya dua jari dibawah susu kiri.Disinalah letak dan posisinya sifat-sifat kemusrikan, kekapiran, dan ketahyulan dan sifat-sifat Iblis. Untuk mensucikan itu, ialah berzikir sebanyak-banyaknya. Rasulullah bersabda:
“Bahwasanya bagi tiap-tiap sesuatu itu ada alat untuk mensucikan dan alat untuk mensucikan hati
itu ialah zikirullah”. Disini orang mengerjakan zikir dengan membaca 5.000 kali Allah, Allah untuk mensucikan hati itu. Pada tingkat ini hati diisi dengan Iman, Islam, Ihsan. Tauhid dan Ma’rifat.

2. Latifatu Roh

letak dan posisinya dua jari di bawah susu kanan, bekerjasama Rabu Jasmani. Disinilah terletak sifat Bahimiyah (binatang jinak), yaitu sifat-sifat menuruti hawa nafsu. Untuk mensucikan Latifa Roh ini, ialah berzikir dengan palu sekeras-kerasnya membaca Allah, Allah 1.000 kali.

3. Latifatus-sirri

letak dan posisinya 2 jari diatas susu kiri. Disinilah letak dan posisinya sifat “Syabiyah” (binatang buas) yaitu sifat dhalim atau aniaya, pemarah, pendendam. Untuk mensucikan itu, dikerjakan zikir dengan membaca Allah, Allah 1000 kali. Sifat-sifat kejahatan dalam latifah sirri ini, ialah sifat dhalim, pemarah dan pendendam. Sifat-sifat kebaikannya, ialah sifat kasih akung, dan ramah-tamah.

Baca Juga: Rukun Islam

4. Latifatul Khafi

letak dan posisinya dua jari di atas susu kanan, dikendarai oleh limpah jasmani.
Disinilah letak dan posisinya sifat-sifat pendengki, khianat, sifat Syaithaniyah ini membawa kecelakaan dan kebinasaan dunia dan akhirat. Dalam latifah inilah zikir Allah, Allah dipalukan sekeras-kerasnya sehingga hancur lebur sifat-sifatnya Syaithaniah itu dengan membaca Allah, Allah 1.000 kali. Dalam pada ini ada dua sifat kejahatan yaitu: Hasad/dengki dan munafik dan didalam itu pula ada sifat kebaiakan yaitu sifat syukur dan sabar.

5. Latifatul Akhfa

letak dan posisinya di tengah dada bekerjasama empedu jasmani. Disinilah letak dan posisinya sifat Rabbaniyah, yaitu sifat-sifat ria, takbur/sombong, ujub/membanggakan diri dan sama/mempamer-pamerkan kebaikan diri. Dalam latifah inilah diperbanyak zikir Allah. Allah sehingga terbasmi habis sifat-sifat yang jelek itu yang spesialuntuk membatalakan amal-amalan baik. Pada Latifah ini dibaca Allah, Allah 1.000 kali. Dalam Latifah Akhfa ini terdapat sifat-sifat jelek yaitu Ria, Takbur, Ujub dan Sum-a. Dan disini pula terdapat sifat-sifat kebaikan yaitu : Ikhlas, Khusyu, tadarru tafakkur.

6. Latifatun-nafsun-Natiqa

letak dan posisinya diantara dua kening. Disinilah letak dan posisinya “nafsu ammarah”. Nafsu yang selalu mendorong orang kepada kejahatan. Sifat-sifat inilah yang menjadi penghalang besaruntuk membuat perbaikan masyarakat. Pada Latifah inilah diperbanyak zikir untuk membasmi habis-habisan hawa nafsu yang jahat itu. Latifah ini, dibaca Allah, Allah 1.000 kali. Dalam Latifah ini ada dua sifat kejahatan yaitu: banyak hayalan dan panjang angan-angan. Disini pula ada dua sifat kebaiakan yaitu: Sifat tenteram dan pikiran tenang.

7. Latifah kullu jasad

yaitu Latifah yang mengendarai seluruh tubuh jasmani. Dalam Latifah inilah terletak sifat-sifat “Jahil” dan “Ghaflah” (sifat-sifat kejahilan dan alfa). Pada Latifah inilah diperbanyak zikir untuk membasmi habis-habisan sifat-sifat kebendaan dan kelalaian, sehingga mengalirlah zikir disekujur tubuh jasmani, sehingga tidak ada empat dalam tubuh akan sifat-sifat kebendaan/kejahilan dan kelalaian/Ghaflah.
Pada Latifah Kullu jasad ini dibaca Allah, Allah 1000 kali. Dalam Latifah ini, ada dua sifat kejahatan yaitu: Kejahilan/Kebendaan dan Ghaflah/kelalaian dan ada pula sifat kebaikannnya yaitu: Ilmu dan Amal.