ALASAN KITA HARUS BERIMAN KEPADA ALLAH DAN KEPADA MALAIKAT

ALASAN KITA HARUS BERIMAN KEPADA ALLAH DAN KEPADA MALAIKAT

ALASAN KITA HARUS BERIMAN KEPADA ALLAH DAN KEPADA MALAIKAT

ALASAN KITA HARUS BERIMAN KEPADA ALLAH DAN KEPADA MALAIKAT
ALASAN KITA HARUS BERIMAN KEPADA ALLAH DAN KEPADA MALAIKAT

ALASAN MENGAPA KITA HARUS BERIMAN KEPADA ALLAH DAN BERIMAN KEPADA MALAIKAT

ALASAN BERIMAN KEPADA ALLAH

– ­Karena Allah adalah Pencipta Kita dan Semesta serta Pemelihara Semuanya.

– Karena Allah menciptakan Kita dengan Bentuk yang Terbaik

– Karena Allah Memuliakan kita dengan Akal Pikiran

– Karena Allah yang Mengarunikan kepada Kita Rizki untuk Menopang Kehidupan Kita

ALASAN BERIMAN KEPADA MALAIKAT

Iman kepada Malaikat berarti memahami adanya relasi antara Malaikat dengan manusia. Jadi Malaikat merupakan bagian dari system jati diri manusia, sama halnya dengan setan. Semakin manusia mengenali Ruh ALLAH yang ada di dalam dirinya, maka Malaikat bersujud kepada dirinya dan setan meninggalkannya. Dengan bersujudnya Malaikat kepada dirinya, otomatis malaikat akan turun ke dalam diri manusia dan menyatakan bahwa mereka itu wali atau teman dekatnya manusia.

Ini adalah salah satu contoh besarnya kekuatan malaikat.

Ada juga Malaikat Israfil , malaikat yang diberi tugas meniup Sangkakala. Yang dimaksud dengan Sangkakala adalah terompet yang akan mengumpulkan ruh Bani Adam (yakni manusia) dari yang pertama sampai yang terakhir. Kemudian Israfil akan meniup Sangkakala satu kali, dan ruh-ruh akan melayang karena tiupan Sangkakala, kembali ke tubuhnya. Ini disebut Tiupan Kebangkitan (Nakhatul Ba’ats). Sebelum itu dia akan meniup Tiupan Kiamat (Nakhatus Sa’ah), sehingga tiap-tiap yang ada di langit dan di bumi akan mati, kecuali siapa yang Allah kehendaki. Allah berfirman:
فَُُٗٔخَ فٔٛ اهؼٗ ر٘ٔ فَؼَعٔقَ فٔٛ اهشٖ اٌَ اَٗتٔ فٔٛ اِهأَرِضٔ إٖٔها طَا ١ اهوُٖٕ

“Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah.” (QS Az-Zumar [39] : 68)
artinya kematian. Kemudian dia akan meniup kembali Sangkakala, yang dikenal dengan nama Tiuapan Kebangkitan:
ثُ فٔخَ فٔٚ أُخِزَ ٠ فَإٔذَا قَٔٚا ٙ ظُِزَُْٗ
“Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing).” (QS Az-Zumar [39] : 68)
Ini hanya salah satu dari para malaikat Allah, dan ini hanya salah satu dari tugas yang Allah perintahkan kepadanya. Dengan demikian, malaikat adalah salah satu ciptaan Allah yang agung. Dia mencipatakan para malaikat agar mereka beribadah kepada Allah dan menjalankan perintah-Nya. Allah berfirman:

بَىِ عٔبَادْ لًِٗزًََُْ٘ هَا ٙصَِٔبقُ بأِهقَ يِ٘ٔ بأَ زًِٔ ٙعِ وٌََُْ٘ َٙعِوَ اًَ بَِٚ أَٙدِّٔٙ اًََٗ خَوِفَ هََٗا ٙظِفَعُ إٖٔها ه ارِتَضَٟ خَظَِٚتٔ ظًُِفٔقَُْ٘

“Sebenarnya (malaikat-malaikat itu), adalah hamba-hamba yang dimuliakan, mereka itu tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintahNya. Allah mengetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka (malaikat) dan yang di belakang mereka, dan mereka tiada memberi syafaat melainkan kepada orang yang diridhai Allah, dan mereka itu selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya.” (QS Al-Anbiyaa [21] : 26-28).

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/